Friday, March 30, 2012

Earth Hour 2012

Earth Hour adalah agenda internasional yang digerakkan oleh WWF (WorldWide Fund for Nature), diselenggarakan setiap tahun pada hari Sabtu terakhir di bulan Maret, yaitu dengan mendorong tiap rumah tangga dan fasilitas komersial untuk mematikan lampu atau perlengkapan listrik yang tidak penting selama satu jam. Tujuannya untuk membangun kepedulian serta mendorong tindakan nyata untuk mengatasi masalah perubahan iklim. Earth Hour menjadi gerakan yang didukung kuat oleh WWF dan harian The Sydney Morning Herald ketika 2,2 juta penduduk Sydney pada tahun 2007 sepakat untuk mematikan lampu yang tidak penting selama satu jam. Setelah itu, sejak tahun 2008 banyak kota lain di dunia mengikuti jejak kota Sydney.

Mengapa mematikan listrik?

Banyak penelitian telah membuktikan bahwa salah satu penyumbang terbesar emisi gas rumah kaca adalah CO2 yang berasal dari konsumsi energi listrik yang saat ini sebagian besar masih menggunakan bahan bakar fosil. Dari kajian lebih mendalam terbukti pula bahwa energi listrik sebagian besar digunakan untuk AC dan lampu, baik di lingkungan rumah tangga maupun fasilitas umum. Earth Hour menjadi gerakan yang populer di Indonesia karena mendapatkan momentum ketika terjadi krisis listrik beberapa waktu. Beberapa bagan berikut ini menggambarkan dengan cukup jelas tentang hal-hal tersebut di atas:






Earth Hour 2012 akan berlangsung Sabtu malam, 31 Maret 2012, jam 20:30-21:30 waktu setempat. Kampanye mulai digulirkan bulan Februari 2012 dengan tema “Ini Aksiku, Mana Aksimu?” dengan penekanan pada upaya mendorong komunitas Earth Hour dunia untuk lebih terlibat dalam gerakan ini, serta melakukan koordinasi secara luas melalui Facebook, Twitter, Google+ dan email. Dengan memanfaatkan YouTube, komunitas Earth Hour diajak untuk memberi inspirasi bagi warga dunia lainnya dengan berbagi melalui jejaring media sosial tentang kepedulian terhadap lingkungan serta ajakan untuk melakukan tindakan yang berkelanjutan.



Pendiri dan Direktur Pelaksana Andy Ridley mengakatan “Tantangan Earth Hour bukan lagi tentang bagaimana terhubung dengan orang-orang, melainkan bagaimana menawarkan sebuah alasan untuk melakukan perubahan. Setiap momentum perubahan dimulai dengan simbol – tahapan untuk membuktikan bahwa cukup banyak orang yang peduli akan isu yang diangkat tersebut. Banyak orang telah ikut mematikan lampu setiap tahunnya di bulan Maret. Saat ini kami memasuki tahap untuk mendorong mereka agar berbuat lebih dari sekedar satu jam saja.”

Bukti nyata perubahan arah gerakan Earth Hour adalah ketika mengumumkan pemindahan kantor pusat gerakan ini dari Sydney ke Singapura. Upacara peluncuran dilakukan di ION Orchard pada 20 Februari 2012 yang mendapat dukungan kuat dari Singapore’s Economic Development Board.

Disadur dari berbagai sumber, antara lain: Earth Hour International dan Earth Hour Indonesia.

No comments: